Kunci Jawaban UK Halaman 234 Sejarah Indonesi Kelas X SMA

Latihan Uji Kompetensi Halaman 234
Soal dan Jawaban

Jelaskan latar belakang berdirinya Kerajaan Demak!


jawaban:
Menurut cerita rakyat Jawa Timur, Raden Fatah merupakan keturunan raja terakhir dari Kerajaan Majapahit, yaitu Raja Brawijaya V. Di bawah pemerintahan Raden Fatah, Kerajaan Demak berkembang dengan pesat karena memiliki daerah pertanian yang luas sebagai penghasil bahan makanan, terutama beras. Selain itu, Demak juga tumbuh menjadi sebuah kerajaan maritim karena letaknya di jalur perdagangan antara Malaka dan Maluku. Oleh karena itu Kerajaan Demak disebut juga sebagai sebuah kerajaan yang agraris-maritim.

Bagaimana proses berdirinya Kerajaan Mataram?


jawaban:
dahulu ada sebuah kerajaan di Jawa Barat bernama Galuh. Rajanya bernama Sanna (Sena). Pada Suatu ketika, ia diserang oleh saudaranya yang menghendaki takhta. Raja Sanna meninggal dalam peristiwa tersebut, sementara saudara perempuannya, Sannaha, bersama keluarga raja yang lainnya berhasil melarikan diri ke lereng Gunung Merapi. 

Anak Sannaha, yang bernama Sanjaya, di kemudian hari mendirikan Kerajaan Mataram dengan ibu kota Medang ri Poh Pitu, yaitu tepatnya pada tahun 717 M.

Gambarkan skema struktur birokrasi pemerintahan Kerajaan Mataram!


jawaban:

Diskusikan dan buat tulisan ringkas tentang kejatuhan kerajaan Banten ke tangan VOC (3-6 halaman)!


jawaban:
pada saat itu tahun 1619 kota Jayakarta jatuh ke tangan VOC. Jatuhnya Jayakarta membawa akibat buruk bagi Banten. VOC memaksa para pedagang untuk berlabuh di Jayakarta sehingga Banten menjadi sepi. Sebagai reaksinya, rakyat Banten dipimpin Sultan Ageng Tirtayasa mengobarkan peperangan melawan VOC. Akan tetapi, perjuangan Sultan Ageng ini tidak didukung oleh putranya yang bernama Sultan Haji. Demi mendapatkan takhta kerajaan Banten, Sultan Haji bekerjasama dengan VOC untuk menyerang ayahnya. Sultan Ageng Tirtayasa akhirnya berhasil ditangkap oleh VOC dan dibuang ke Batavia. Setelah itu, takhta kerajaan Banten diserahkan kepada Sultan Haji, namun dikontrol oleh VOC.

Tuliskan biografi singkat Sultan Ageng Tirtayasa!


jawaban:
Sultan Ageng Tirtayasa, beliau adalah pahlawan yang berasal dari provinsi Banten. Lahir pada tahun 1631. Beliau putra dari Sultan Abdul Ma’ali Ahmad dan Ratu Martakusuma yang menjadi Sultan Banten periode 1640 - 1650.

Jelaskan apa makna dan pelajaran yang kita peroleh tentang Perjanjian Bongaya di Sulawesi!


jawaban:
Kita hendaknya memikirkan secara matang setiap keputusan yang kita ambil, baik dan buruknya, apa dampak-dampaknya terhadap diri kita dan orang lain. Terkadang kita dihadapkan pada pilihan yang berat dimana kedua pilihan tidak menguntungkan bagi pihak kita, namun kita harus mengambil keputusan yang memiliki risiko terkecil.

Dari nama-nama kerajaan di Sulawesi di atas, kamu pilih satu dan berikan penjelasan secara singkat tentang kerajaan tersebut, misalnya kapan berdiri, siapa rajanya, pernahkah berperang melawan Belanda dan sebagainya!


jawaban:
  1. Nama kerajaan : Gowa Tallo
  2. Letak : Sulawesi Selatan
  3. Nama Raja : Sultan Hasanuddin (raja terkenal)
  4. Mulai berdiri : abad ke-13
  5. Apakah pernah melawan Belanda : pernah

Kesultanan Gowa atau kadang ditulis Goa, adalah salah satu kerajaan besar dan paling sukses yang terdapat di daerah Sulawesi Selatan. Rakyat dari kerajaan ini berasal dari Suku Makassar yang berdiam di ujung selatan dan pesisir barat Sulawesi bagian selatan. Wilayah kerajaan ini sekarang berada di bawah Kabupaten Gowa dan beberapa bagian daerah sekitarnya. Kerajaan ini memiliki raja yang paling terkenal bergelar Sultan Hasanuddin, yang saat itu melakukan peperangan yang dikenal dengan Perang Makassar (1666-1669) terhadap VOC yang dibantu oleh Kesultanan Bone yang dikuasai oleh satu wangsa (dinasti) Suku Bugis dengan rajanya, Arung Palakka. Perang Makassar bukanlah perang antarsuku karena pihak Gowa memiliki sekutu dari kalangan Bugis; demikian pula pihak Belanda-Bone memiliki sekutu orang Makassar. Perang Makassar adalah perang terbesar VOC yang pernah dilakukannya pada abad ke-17.

Jelaskan proses Islamisasi di Maluku!


jawaban:
Hikayat Ternate menyebutkan bahwa turunan raja-raja Maluku: Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan, berasal dari Jafar Sadik dari Arab. Dalam tradisi setempat dikatakan bahwa Raja Ternate ke-12 bernama Molomatea (1350-1357) bersahabat dengan orang-orang Muslim Arab yang datang ke Maluku memberikan petunjuk pembuatan kapal. Demikian pula diceritakan bahwa pada masa pemerintahan Raja Marhum di Ternate, datang seorang alim dari Jawa bernama Maulana Husein yang mengajarkan membaca al-Qur’an dan menulis huruf Arab yang indah sehingga menarik raja dan keluarganya serta masyarakatnya.

Ceritakan secara singkat tentang Sultan Baabullah!


jawaban:
adalah sultan dan penguasa Kesultanan Ternate ke-24 yang berkuasa antara tahun 1570 - 1583. Ia dikenal sebagai sultan Ternate dan Maluku terbesar sepanjang sejarah, yang berhasil mengalahkan Portugis dan mengantarkan Ternate ke puncak keemasan di akhir abad ke-16. Sultan Baabullah juga dijuluki sebagai penguasa 72 pulau berpenghuni yang meliputi pulau–pulau di nusantara bagian timur, Mindanao selatan dan kepulauan Marshall.

Ceritakan hubungan antara kerajaan Ternate dan Tidore dengan tokoh-tokoh ulama dari Gresik!


jawaban:
Sama sama menganut agama islam, islam dibawa oleh pedagang jawa dan malaka, ajaran jawa ini disebarkan salah satu tokoh besar ulama yang disebut walisongo yang bernama Maulana Malik Ibrahim, masyarakat mengenalnya sebagai Sunan Gresik.

Buatlah peta dunia (kamu dapat memfotokopi pada atlas) kemudian gambarkan pelabuhan-pelabuhan yang pada masa Islam digunakan sebagai bandar-bandar perdagangan dan berperan dalam penyebaran Islam sampai di Indonesia!


jawaban:

Rumuskan nilai-nilai karakter yang dapat diperoleh setelah belajar perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia! Nilai apa saja yang sekiranya dapat kamu amalkan?


jawaban:
Nilai keadilan, nilai toleransi, nilai persatuan, dan nilai kebaikan.

Tidak ada komentar untuk "Kunci Jawaban UK Halaman 234 Sejarah Indonesi Kelas X SMA"